Senin, 10 Maret 2014

Dianjing-anjingkan Orang

Dianjing-anjingkan orang ? Sedih memang. Saya manusia koq dibilang "anjing". Tapi itulah yang saya alami.

Pernah seorang staff keuangan saya di kebun terbukti dan ada saksi bahwa dia melakukan manipulasi data keuangan Dan dia pun mengaku melakukan hal itu. Selanjutnya dia dipanggil segera menghadap ke kantor pusat. Pesan via SSB waktu itu, "Sekalian bawa semua pakaian dan barang-barang......". Jelaslah bahwa dia akan 'diselesaikan'.

Sore itu juga dia berkemas-kemas dan langsung berangkat tanpa pamitan kepada saya. Sepulangnya saya dari kantor [saya dan dia tinggal di mess yang sama], di dinding kamar saya ada tulisan besar pakai spidol, "Wijaya, kau manusia apa anjing ?". Saya tahu itu adalah tulisan dia.

Esok harinya saya langsung menuju kantor pusat dan ketemu dia di sana yang sedang menghadap boss. Boss kaget atas kedatangan saya tanpa ada kabar sebelumnya. Saya jelaskan bahwa kedatangan saya adalah untuk mengkonfirmasi pertanyaan staff keuangan itu. Kenapa dia bertanya apakah saya manusia apa anjing ? Padahal saya manusia. Bukankah manipulasi itu dia yang melakukan ? Koq marah sama saya ?

Si-boss tidak mau memperpanjang masalah. Rupanya si-staff itu sudah dinyatakan berhenti terhitung hari itu. Namun si-boss mengultimatum dia, "Kalau kamu mengancam pak Wijaya dan para staff dan karyawan lainnya, dalam tempo 1x24 jam saya bisa kirim Brimob menciduk kamu !". Tampak muka sang staff yang berkaca mata itu pucat pasi.

Itulah sedikit catatan saya mengenai "anjing".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semangat pagi !