Sabtu, 15 Juni 2013

POLITIK

Bagi saya "politik bertentangan dengan agama !"

Kenapa ?

Karena politik dalam realita adalah :

~ Politik "menghalalkan" segala cara untuk mencapai tujuan {lha wong dalam politik tidak mengenal halal dan haram}
~ Dalam politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang ada adalah kepentingan yang abadi {jadi, dalam politik sah-sah saja memutuskan hubungan sillaturrahmi perkawanan demi mencapai tujuan politik}.
~ Tidak ada politik tanpa rekayasa; tidak ada politik tanpa 'sandiwara'; jadi, dalam politik, menipu atau berbohong adalah hal yang biasa. Lain di bibir lain di hati, lain di depan lain di belakang.
~ Tidak ada politik tanpa lobby. Tidak ada lobby tanpa uang. Jadi, suap-menyuap, sogok menyogok, servis menservis adalah hal yang lumrah dalam politik.
~ Tidak ada politik tanpa pencitraan. Jadi, poleslah "wajah" anda sebaik-baiknya supaya nampak "cantik", walau sebenarnya ada panu, kudis atau jerawat ! Kapan perlu pakai "topeng" !

Jadi, orang yang benar-benar menerapkan ajaran agama dalam berpolitik pada saat ini, akan "terpental" !

Maaf, saya bukanlah sarjana ahli ilmu politik. Pandangan saya di atas hanyalah berdasarkan pengamatan saya terhadap berita-berita di TV dan media online serta jejaring sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semangat pagi !